Istanbul (KABARIN) - Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya (KCHQ) Pusat Khatam al-Anbiya pada Rabu mengancam akan memblokir jalur ekspor dan impor di kawasan Teluk, Laut Oman, dan Laut Merah sebagai respons atas dugaan blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran.
Komandan KCHQ Ali Abdollahi dalam pernyataannya yang dikutip Kantor Berita Fars Fars News Agency menegaskan bahwa jika Amerika Serikat United States terus melakukan tindakan blokade maritim yang dianggap ilegal, Iran akan mengambil langkah balasan di jalur pelayaran strategis.
Ia menyebut seluruh aktivitas ekspor dan impor dapat dihentikan di wilayah perairan penting seperti Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah jika situasi terus berlanjut.
Ketegangan ini disebut meningkat setelah blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran Iran sejak awal pekan, yang terjadi setelah rangkaian pembicaraan bilateral di Islamabad, Pakistan Pakistan berakhir tanpa kesepakatan.
Dalam pernyataan lanjutan, pihak Iran juga menyinggung eskalasi konflik yang melibatkan Israel Israel, termasuk rangkaian serangan dan aksi balasan di kawasan Timur Tengah.
Iran menegaskan bahwa langkah militer yang terjadi sebelumnya telah menimbulkan kerusakan besar dan korban di wilayahnya, serta menyebut akan terus merespons setiap ancaman terhadap keamanan nasionalnya.
Sementara itu, jalur perairan yang disebut dalam pernyataan tersebut, yakni Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah, disebut sebagai area strategis yang dapat terdampak jika eskalasi terus meningkat.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026